MathCAT

Konon Isaac Newton memiliki kucing. Agar tak sering terganggu kucingnya yang sering merongrong untuk keluar masuk ruangan, maka ia melobangi pintu ruang kerjanya seukuran si kucing. Jangan2, pintu kucing pun sebenarnya penemuan Newton, haha. Tak lama, kucingnya memiliki anak. Maka Newton membuat lobang baru yang lebih kecil untuk si anak kucing.
Matematikawan lain, Charles Lutwidge Dodgson, menulis buku tentang Alice in Wonderland. Tentu, banyak yang curiga bahwa buku ini memang ditulis seorang matematikawan, biarpun ia menggunakan nama samaran Lewis Carroll. Dalam buku itu ia menulis seekor kucing khayalan: Cheshire Cat, yang bisa meredup menghilang menyisakan senyuman. Wow, sebuah attribut yang terlepas dari karakter, haha.
Di tahun 1960an, matematikawan Russia Vladimir Arnold menulis persamaan transformasi dari sebuah torus ke dirinya sendiri, yang didefinisikan sebagai (x,y) –> (2x+y,x+y)(mod 1), dst. Dinamika transformasi ini bersifat chaotic. Transformasi ini tak lama dikenal sebagai Kucing Arnold (Arnold’s cat), karena ia mengilustrasikan efek transformasi dengan menggambar kucing di atas torus, dan menunjukkan bagaimana si kucing terdistorsi oleh transformasi itu.
Matematikawan mana lagi yang memiliki cerita dengan kucing?
(Cat: Foto diculik dari blog Novi)